Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Puisi Untuk Bunda

Puisi untuk bunda Oleh Syafiatul Ufiyah Bunda….. Sembilan bulan kau mengandungku Hingga aku di lahirkan di dunia ini Kau sayangi aku dengan kasihmu Kau cintai aku dengan cintamu yang tulus Tanpa ada rasa ingin meminta balas budi dari anakmu Bundaku sayang..... Kau bagaikan mutiara Hatimu yang putih bersih nan suci Sering kali aku menggoreskan luka dihatimu Namun kau balas dengan senyuman manismu Hatimu selembut sutra bunda Hingga kau tak ada niat membalas sakit hatimu Sungguh aku tak akan mampu membalas jasa-jasamu Bundaku….. Kau pelita hidupku Kau semangat hidupku Hingga aku bisa menjadi seperti sekarang ini Menjadi anak yang kau harapkan Bunda, aku mencintaimu…..

Wayang Kampung Sebelah

Mawas Diri Menakar Berani       Oleh Syafiatul Ufiyah                    Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa Universitas PGRI Semarang mengadakan   pergelaran wayang kampung sebelah, dengan mengangkat judul : Mawas Diri Menakar Berani, yang diselenggarakan pada hari Selasa, 20 Oktober 2015 pukul 09.00 di Balairung Universitas PGRI Semarang. Pertunjukan wayang kampung   sebelah yang dimulai dengan sangat riuh oleh tepuk tangan penonton, mendatangkan dalang bernama Ki Jlitheng Suparman dan para pemain musik beserta sinden nya. Tak lupa mereka membawa perlengkapan pentas yaitu Wayang dengan berbagai alat bentuk dan musik untuk mengiringi pergelaran. Semua pemain musik mengenakan pakaian yang seragam, dalang menggunakan pakaian yang serba hitam dan juga sindennya menggunakan kebaya   dengan dand...

Menganalisis film Soekarno

Menganalisis film Soekarno Soekarno, film karya Hanung Bramantyo ini bercerita tentang Soekarno. Soekarno lahir dari pasangan Raden Seokemi Sosrodiharjo (diperankan Sujiwo Tejo) dan ibunya bernama Ida Ayu Nyoman Rai (diperankan Ayu Laksmi). Dulu semasa kecil Bung Karno bernama Kusno . Tubuhnya kurus dan sering sakit-sakitan. Ayahnya sampai menjalani laku tirakat, tidur dibawah ranjang anak lelakinya. Tujuannya agar penyakit itu pindah ke tubuhnya. Akhirnya menurut kepercayaan jawa, nama Kusno di pandang tidak cocok bagi anak itu. Dengan acara ruwatan, oleh ayahnya nama Kusno di ganti Soekarno (diperankan Emir Mahira). Dengan harapan kelak anaknya menjadi ksatria layaknya tokoh pewayangan Adipati Karno yang mempunya arti berhati mulia. Masa kecil soekarno yang sempat menjalin cinta monyet dengan seorang gadis cilik Belanda bernama Mien Hessel (diperankan Mia). Namun, justru di sinilah rasa nasionalismenya tumbuh saat ia di usir oleh ayah Mien karena dianggap tidak sederajat....

Mengancam Kenangan

Teater Tikar Mengancam Kenangan Oleh Syafiatul Ufiyah Kelas 1 D 15410185 Pertunjukan Teater Tikar   Semarang yang mengangkat   Naskah : Mengancam Kenangan merupakan teater tikar karya Iruka Danishwara (anggota teater tikar)   yang disutradarai oleh Ibrahim Bhra , yang di selenggarakan pada hari kamis , 8 Oktober 2015 di Gedung Pusat Lantai 7 Universitas PGRI Semarang .             “Kenangan” sebuah kata   yang begitu singkat dan jelas jika kita mendengarnya pasti akan terbesit satu hal di otak kita yaitu Masa Lalu . Kenangan   merupakan suatu momen atau kejadian yang terjadi pada masa lalu baik suka maupun duka yang dirasakan seseorang dan selalu terkenang sampai akhir hidup . Dan dari kenanganlah kita bisa menjadi tahu akan hidup ini . Semakin bisa mengenali siapa dirimu , lebih bisa menghargai orang lain , atau apapun itu bentuk dan sifatnya .        ...